Mau tau caranya memberi password folder supaya orang lain tidak bisa membukanya? Ini sangat berguna sekali, khususnya bagi pekerja di kantoran yang ingin komputernya tidak bisa dibuka oleh orang sekantor yang gemar “gerilya” mencari file-file teman sekantor lain lewat LAN. Jika folder tersebut dibuka, maka akan si gerilyawan harus login terlebih dahulu dan akan ditanyai ID dan password yang telah Anda set sebelumnya. Hanya orang-orang yang mengetahui key ID dan kata kunci folder tersebut yang dapat masuk ke dalam folder yang Anda beri passwordnya.
Caranya cukup sederhana, yaitu dengan menghilangkan centang pada Use Simple Sharing Folder (Recommmended) yang ada di Folder Options. Lalu coba share folder tersebut, nanti akan ada tab permission yang bisa Anda set sesuai dengan keperluan.
6.18.2010
Memberi Password Folder
Install Empathy di Ubuntu
Okeh..bagi anda yang menggunakan ubuntu 8.10 dan ingin menggunakan empathy.eh bentar dulu apa itu empathy?
empathy adalah salah satu aplikasi chat di ubuntu dan distro linux lainnya.nah empathy ini sudah beranjak dewasa.maksdunya karena pigdin yang selama ini di gunakan oleh ubuntu untuk aplikasi chat sekarang sudah di gantikan dengan empathy.Empathy juga mendukung multi protocol antara lain Jabber, GTalk, MSN, Yahoo, dsb. Kekurangan Empathy yang saya rasa salah satunya adalah belum ada dukungan plugin. Namun jendela chat yang diberi warna-warni adalah salah satu keunggulan Empathy dibandingkan Pidgin.
cara install empathy
hal yang harus kita lakukan adalah mengedit source.list
sudo gedit /etc/apt/sources.list
dan kemudian tambahkan baris di bawah ini
deb http://ppa.launchpad.net/telepathy/ppa/ubuntu intrepid main
deb-src http://ppa.launchpad.net/telepathy/ppa/ubuntu intrepid main
disini saya menggunakan ubuntu intrepid,kalau anda menggunakan versi lain silakan ganti code namenya saja.
sudo apt-key adv --recv-keys --keyserver keyserver.ubuntu.com FA3A1271
sudo apt-get update
sudo apt-get install empathy
ok selesai install empathy..selamat mencoba
Perintah Dasar Linux
Secara umum perintah-perintah Linux dan UNIX memiliki sintaks sbb :
perintah [option…] [argumen…]
Option merupakan pilihan yang dapat kita gunakan untuk memberikan hasil tertentu dari suatu perintah. Argumen umumnya merupakan sesuatu yang akan diproses oleh perintah, misalnya nama file atau nama direktori.Tanda [ ] merupakan simbol bahwa option dan argumen tidak harus selalu digunakan dalam menjalankan perintah. Tanda titik-titik menandakan bahwa baik option dan argumen dapat lebih dari satu. Seluruh perintah dalam Linux dan UNIX bersifat case sensitive, jadi perintah LS akan dianggap berbeda dengan ls.Sekarang kita mulai dengan perintah-perintah dasar yang umum digunakan dalam Linux :
ls
Perintah ini merupakan perintah untuk menampilkan isi suatu direktori. Perintah ini mirip seperti perintah dir dalam DOS.
Ada beberapa cara untuk menggunakan perintah ini, misalnya :
# ls
# ls -l
Untuk mengetahui lebih lengkap tentang perintah ls, silakan lihat di manual dengan perintah man ls.
more
Perintah more dapat digunakan untuk melihat isi suatu file teks dengan layar per layar. untuk keluar dari tampilan more dengan menekan tombol q.
cat
Perintah ini digunakan untuk menampilkan isi file ke layar tanpa fasilitas tampilan layar per layar.
Biasanya digunakan bersamaan dengan pipeline atau redirection. Misal untuk menampilkan isi file /etc/passwd dan /etc/group, gunakan perintah :
# cat /etc/passwd /etc/group
cd
Perintah ini mirip seperti perintah cd dalam DOS yaitu digunakan untuk pindah ke direktori tertentu. Contoh perintah :
# cd /home/adje
Untuk menuju kembali ke direktori /home, maka digunakan perintah :
# cd ..
cp
Perintah ini digunakan untuk mengkopi suatu file atau direktori. misalnya :
# cp contoh1 contoh2
Perintah di atas maksudnya akan mengkopi contoh1 ke file contoh2. Untuk mengkopi seluruh direktori menggunakan perintah :
# cp -R /home/adje /home/afri
mv
Perintah ini digunakan untuk memindahkan suatu file ke lokasi lain atau dengan nama lain. Contoh :
# mv contoh1.php contoh2.php
#mv contoh1.php /home/adje/contoh2.php
rm
Perintah ini digunakan untuk menghapus direktori atau file. Perintah ini mirip dengan perintah del dalam DOS. Dalam menggunakan perintah ini agar hati-hati karena dalam Linux tidak ada perintah undelete atau unerase. Contoh penggunaan rm sbb :
#rm contoh1.php
Untuk menghapus suatu direktori gunakan perintah :
#rm /home/adje/temp
mkdir
Perintah ini digunakan untuk membuat direktori. Misalnya :
#mkdir contoh
Pipeline
Pada Linux dan UNIX, hasil keluaran suatu proses program dapat diberikan sebagai input pada proses lainnya. Contohnya :
#ls -l /home/adje | more
grep
Perintah grep digunakan untuk men-filter masukan dan menampilkan dalam bentuk baris-baris yang sesuai dengan pola yang anda inginkan. Contoh :
# ps ax |grep wvdial
Redirection
Di dalam Linux atau UNIX, anda dapat membelok-belokkan standar input, output ataupun standar error menuju tujuan lain.
Misalnya anda dapat membelokkan standar output suatu program ke file atau membelokkan standar input suatu program dari suatu file.
Proses pembelokkan ini disebut redirection dan di *NIX digunakan simbol > (untuk membelokkan standar output ke file) dan simbol < (untuk membelokkan standar input dari file). Contoh :
Untuk menyimpan tampilan isi seluruh directori /etc ke sebuah file, gunakan perintah :
#ls -lR /etc > isi-etc
Untuk menambahkan isi file isi-etc dengan data lain, gunakan simbol >> (append) pada redirection, misal :
#ls -lR /home/adje >> isi-etc
Untuk membuat perintah mensortir data yang terdapat pada file contoh.txt dapat digunakan perintah :
#sort < contoh.txt
Perintah-perintah di atas adalah perintah-perintah yang sering digunakan dalam Linux atau UNIX. Bila anda masih merasa kesulitan silakan baca manual-nya terlebih dahulu. Karena membaca manual itu sangat penting bila kita sering meng-oprek Linux atau UNIX. Dari manual itu kita bisa mendapat solusi dari masalah yang kita hadapi